PAS TRAVEL

Minggu, 7 Desember 2008 01:29:55

PAS Travel
Prioritaskan Layanan untuk Jamaah

Nyaman dan khusyuk adalah harapan setiap jamaah dalam menjalankan ibadah haji atau umrah. Itulah pasar yang sedang dibidik PT Pandu As Shofa (PAS) Travel, sebuah anak perusahaan dari Pandu Logistics ini.

Untuk memberikan fasilitas yang diharapkan jamaahnya, PAS Travel menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat akomodasi, transportasi, serta pelayanan lainnya secara prima. Misalnya, saat berada di Makkah, jamaah akan mendapatkan penginapan di Hotel Hilton yang dekat dengan Masjidil Haram. Namun demikian, kata Direktur Utama PAS Travel, Suparno Aries Samsuri, hal ini tak berarti memanjakan jamaah.

''Makanya kami juga selalu memberikan dorongan dan mengingatkan jamaah kami untuk selalu rajin beribadah. Apalagi mereka hanya beberapa langkah saja,'' kata Suparno kepada Info Pandu.

Tak hanya kenyamanan akomodasi dan transportasi yang ditawarkan PAS Travel kepada jamaah untuk mempermudah beribadah. Biro penyelenggara umrah dan haji yang lahir pada tahun 1997 ini, juga memberikan pembekalan ilmu agama atau manasik yang cukup kepada jamaah ketika masih berada di Tanah Air. Hal ini untuk memudahkan jamaah saat berada di Tanah Suci.

Bahkan untuk memberikan layanan yang maksimal dalam ibadah, PAS Travel juga telah menetapkan beberapa pembimbing haji atau umrah dari orang-orang yang berkompeten, misalnya Tuan Guru Musthafa Umar dari Lombok, Ust HM Arifin Ilham dan ustad Abdullah Hafizi Lc.

Selain itu, Pandu Logistics juga memiliki yayasan bernama Pandu Mardhika. Di mana yayasan ini melayani Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Tahun 2007, calon jamaah haji yang akan berangkat sebanyak 95 jamaah. Sedangkan calon jamah haji tahun 2008 yang sudah terdaftar mencapai 80 jamaah.



Kilas Balik PAS Travel
Adalah tahun 1997, ketika DR HM Bhakty Kasry menjalankan ibadah umrah melalui salah satu penyelenggara travel haji dan umrah di Jakarta. Saat itu, ia merasa kurang nyaman dengan layanan yang diberikan pihak penyelenggara. Dari sinilah, ide mendirikan PAS Travel muncul.

Pertama berdiri, PAS Travel bernama Pandu Astutik Sentosa, namun karena kebijakan perusahaan, pada tahun 2003 berubah nama menjadi Pandu As Shofa. Nama ini dipilih oleh Tuan Guru Musthafa Umar.

Kini diusianya yang sudah berumur 10 tahun, PAS Travel telah mengantarkan ribuan jamaahnya. Setiap bulannnya, perusahaan ini mampu memberangkatkan jamah umrah antara 150-200 jamaah. Sedangkan untuk ibadah haji plus, setiap tahunnya kisaran 25-125 orang. ”Jumlah itu tergantung dari kuota yang diberikan dari Depag. Tahun 2007, kami mendapatkan jatah sebanyak 25 jamaah,” paparnya.

Saat ini, PAS Travel memiliki 8 karyawan dan beberapa cabang, yaitu di Klender, Bintaro, Depok, Surabaya, Mataram, Banjarmasin, Balikpapan, Ujung Pandang, Semarang, Kuningan, Cirebon, Solo dan Bogor. ”Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk ibadah para jamaah, dan tidak asal-asalan,” katanya. ROZI