Selamat Jalan Mamik

Kamis, 1 Mei 2014 14:02:25

Saya mengenal Tuan Guru H Musthafa Umar bin Abdul Aziz atau yang biasa kami memanggilnya Mamik sudah lama. Saat itu, Mamik dalam rangka undangan Bapak Hidayat Akhyar di Bekasi untuk tasyakuran rumah. Setelah acara itu, kami mengundang di kediaman.

Sejak itulah hubungan kami dengan Mamik terjalin dengan baik. Saya merasa ada kecocokan dengan akhlak beliau yang rendah hati. Saya juga mengundang beliau untuk mengisi pengajian di rumah bersama para habaib. Tak hanya itu, jalinan silaturahmi itu hingga kini terus terjalin dengan baik.

Saya menganggap Mamik sebagai ayah sekaligus sosok alim yang banyak memberikan siraman ruhani. Karenanya saya kerap berkonsultasi dengan Mamik ketika ada masalah-masalah. Bahkan setiap tahun, saya selalu mengundang Mamik untuk sebuah acara besar yang dilaksanakan Keluarga Besar Pandu Logistics.

Alhamdulillah, jalinan hubungan silaturahmi antara keluarga saya dengan Mamik hingga membuahkan hasil yaitu pembangunan masjid Al-Kautsar di Pesantren Al-Aziziyah Mataram Lombok Barat, di mana Mamik sebagai pengasuhnya.

Saya melihat sosok Mamik, seorang yang alim yang sangat disegani di kalangan birokrat, teknokrat bahkan para Tuan Guru di wilayah Lombok. Di pesantrennya juga, Mamik memiliki pengajian yang jamaahnya adalah para tuan guru di wilayah Lombok. Hal ini menjadi bukti bahwa sosoknya sangat disegani di kalangan masyarakat Lombok.


Semoga amal ibadah beliau diterima Allah, dosa-dosanya diampuni Allah. Perjuangan beliau semoga bisa diteruskan oleh generasinya. Selamat jalan Mamik....