Keutamaan Sedekah

Senin, 8 Desember 2008 17:09:56

Keutamaan Sedekah


Ust Muhammad Arifin Ilham
Bersedekah dianjurkan dalam Islam. Bersedekah bukan hanya memiliki aspek ritual, tapi juga makna sosial yang sangat tinggi nilainya. Karena dengan sedekah, akan dapat menolong dan meringankan beban orang-orang yang hidup dalam kemiskinan dan kekurangan. Dengan sedekah, dapat menjalin ikatan kasih sayang antara orang kaya dengan yang miskin. Dengan sedekah, akan mengurangi kecemburuan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang perintah dan anjuran bersedekah. Di antaranya adalah firman Allah,
,,Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shaleh? '. " (Q.S. Al-Munafiqun (63): 10)
Dalam ayat lain Allah juga berfirman, "Kamu sekalian tidak akan memperoleh kebaikan (pahala), kecual menafkahkan (memberikan) apa yang kalian cintai" (Q. S. Ali Imran (3): 92)
Di antara rahasia dan keutamaan orang yang rajin bersedekah, yaitu sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis,
"Orang yang pemurah itu dekat dari Allah, dekat dari manusia, dekat dari surga dan jauh dari neraka. Adapun orang yang kikir, maka jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat kepada neraka (siksaan Allah). " (H.R. Tirmidzi clan Baihaqi)
Karena dekat dengan Allah, maka orang yang rajin berinfak itu akan dicintai oleh Allah. Begitu juga, karena dia dekat dengan manusia dengan berbuat baik kepada mereka, maka dia akan dicintai sesama manusia.
Hikmah lain dari aktivitas bersedekah, yaitu dapat memadamkan murka Allah dan menolak kematian yang buruk (su'ul khatimah), sebagaimana yang diriwayatkan dalam sebuah hadis, "Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan murka Allah dan dapat menolak cara mati yang buruk. " (H.R. Tirmidzi, lbnu Hibban, lbnu 'Adi, clan Baihaqi)
Selain itu, shadakah merupakan amaliah yang tidak akan terputus pahalanya, walaupun orang yang melakukannya telah meninggal dunia. Secara zhahir, orang yang bersedekah mengeluarkan harta benda yang dimilikinya. Akan tetapi, percayalah, harta ¬benda tersebut akan kembali kepadanya, baik cepat maupun lambat dengan tambahan yang berlipat-lipat. Dengan demikian, orang yang bersedekah itu sebenarnya bukan rugi, tapi mendapat keuntungan yang besar.